Manfaat Besar Buah Labu untuk Ibu Hamil

Manfaat-Besar-Buah-Labu-untuk-Ibu-Hamil

Labu tidak hanya baik untuk bayi Anda tetapi juga membantu menjaga berat badan yang tepat dan kulit putih. Labu adalah buah yang bernilai gizi tinggi, sangat sehat untuk ibu dan bayi.

Dalam labu mengandung pati, protein, karoten, vitamin B, C, K, T, kalsium, fosfor dan serat tinggi, tetapi lebih sedikit kalori dan lemak.

Tidak hanya mudah ditemukan dan murah, labu juga dibuat menjadi banyak hidangan lezat untuk ibu makan seperti sup, teh, bubur, kue atau semur yang bergizi dan mudah dicerna.

Manfaat besar buah labu untuk ibu hamil

Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa ibu hamil harus makan labu setiap hari selama kehamilan.

  1. Bantu mengembangkan otak bayi

Glutamine dalam labu tidak hanya dapat dicegah, mengobati edema, tekanan darah tinggi pada ibu tetapi juga mengembangkan sel-sel otak janin, membantu bayi lebih cepat dan lebih pintar.

Selain itu, biji labu kaya akan asam folat, seng dan lemak sehat seperti omega 3, yang mencegah cacat lahir, dan baik untuk mata dan otak anak-anak di dalam rahim.

  1. Mencegah komplikasi selama kehamilan

Labu kaya zat besi dan seng, yang membantu untuk mengisi kembali darah tubuh, sehingga mencegah anemia. Selain membuat labu lezat, labu dapat menggunakan obat anti-anemia alami dari buah yang bergizi ini, seperti campuran 60 gram biji labu kuning emas, 30 gram kacang panggang. 30 gram pecan dan makan sekali sehari, terus menerus selama 15 hari.

Karena kandungan kaliumnya, magnesium adalah penyumbang kuat bagi wanita hamil yang menjaga tekanan darah yang stabil, membatasi tekanan darah tinggi pada kehamilan yang sangat berbahaya bagi ibu dan bayinya.

Labu juga dianggap sebagai bantuan yang kuat untuk mengarungi gejala urtikaria sebagai urtikaria, dengan menumbuk bibit labu yang dicampur dengan minyak labu untuk menutup urin;

Kurangi kelelahan dan stres selama kehamilan karena kaya akan triptofan, komponen protein yang digunakan oleh neuron untuk mensintesis serotonin.

Makan labu secara teratur akan membantu ibu menghindari infeksi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh berkat sifat antioksidan yang sangat baik.

Asam askorbat, yang juga ditemukan dalam banyak buah, membantu mencegah flu, dan vitamin B mengurangi kelelahan, iritabilitas dan insomnia yang umum terjadi selama kehamilan.

  1. Kendalikan berat badan dan melawan sembelit

Rata-rata, 1 kg labu hanya mengandung 40 kalori, jadi ini adalah buah yang sangat diperlukan bagi para ibu untuk melengkapi tubuh dan janin tanpa takut berat badan bertambah selama periode pascapartum.

Terima kasih. kaya serat, selulosa dan gula alami, labu juga meningkatkan pencernaan, mencegah konstipasi dan wasir yang sangat umum pada kehamilan.

  1. Menyembuhkan edema

Berkat rasa manis dan mengandung banyak air, buah ini merupakan makanan yang baik untuk membantu ibu hamil mengurangi rasa haus, diuretik, pendinginan dan detoksifikasi dengan sangat baik, terutama ketika hamil di musim panas.

Selain itu, biji labu juga memiliki efek mengurangi edema secara efektif, dengan mengambil biji labu (ibu ingat-ingat untuk mempertahankan membran biru di luar biji) haluskan, tambahkan air mendidih dan gula putih secukupnya, Minum di pagi dan sore hari selama 3 hari berturut-turut.

  1. Kulit putih

Kulit selama kehamilan lebih sensitif dan lebih gelap dari biasanya. Pada saat yang sama, ibu harus menggunakan buah alami seperti labu untuk perawatan kulit yang aman dan efektif.

Selain mengonsumsi sup labu untuk melengkapi antioksidan, melindungi kulit dari sinar matahari, ibu hamil dapat mengolah labu menjadi masker untuk membantu membatasi Kulit kering, kasar atau terkelupas dan menghaluskan kulit.

  1. Bantu ibu memiliki lebih banyak susu setelah melahirkan

Selain efek pengobatan anemia, biji labu juga membantu ibu mendapatkan sumber susu yang baik untuk bayinya. Untuk meningkatkan jumlah susu setelah lahir, ibu perlu mengekstrak sisa-sisa labu yang telah dipisahkan dari kulitnya, dihaluskan dan dicampur dengan air hangat dan konsumsi selama 3 – 5 hari.

Namun, meskipun baik untuk bayi dan ibu, tetapi seperti makanan lainnya, ibu hanya boleh mengonsumsinya dengan dosis yang wajar sekitar 2 kali per minggu untuk menghindari efek samping jika dikonsumsi berlebihan.

Banyak yang menderita gangguan gastrointestinal, alergi, muntah, kesulitan bernapas ketika mengonsumsi buah labu berlebihan .